Monday, 28 April 2008

Konsumsi Probiotik Itu Penting

Bila jumlah probiotik dominan, saluran cerna sehat sehingga produksi imunitas lancar.
Tentu tidak sulit menemukan tulisan 'probiotik' di kehidupan sehari-hari. Kita dapat melihatnya pada tayangan komersial di media elektronik, iklan di media cetak, atau di pembungkus makanan dan minuman yang mengandung probiotik. Namun, belum tentu Anda mengetahuinya apa itu probiotik, dan bahkan bedanya dengan prebiotik. Walaupun, pembahasan mengenai hal itu bukan hal baru.

Probiotik berasal dari Bahasa Latin probios yang berarti 'untuk kehidupan' (for life). Ia disebut juga sebagai 'bakteri bersahabat,' 'bakteri menguntungkan,' 'bakteri baik,' dan 'bakteri sehat.'
Dokter Spesialis Anak dan Gastroenterologi Rumah Sakit Anak Bersalin Harapan Kita, Jakarta, Dr Eva J Soelaeman SpA (K), pada saat presentasi Pentingnya Menjaga Daya Tahan Tubuh Melalui Keunggulan Probiotik kepada wartawan di Jakarta, beberapa waktu lalu, menjelaskan, probiotik -- yang juga disebut kuman baik -- adalah 'mikroorganisme' hidup yang bila dikonsumsi dalam jumlah yang cukup akan menyehatkan tubuh.

Kehadiran probiotik dalam tubuh amat berharga. Di usus, bakteri baik (nonpatogen) harus mengimbangi keberadaan bakteri jahat (patogen). Bila jumlah probiotik lebih sedikit dari bakteri jahat, maka tubuh harus siap menghadapi masalah infeksi atau radang saluran cerna dan penyakitpenyakit lain.

Tidak saja dapat mengatasi berbagai gangguan pencernaan, seperti diare, probiotik juga bermanfaat bagi anak yang sedang mendapat antibiotik. Dan, bahkan menurut hasil sebuah penelitian, probiotik dapat mencegah kanker dengan cara menghilangkan bahan prokarsinogen dari tubuh.

Dr Seppo Salminen, profesor pada Degree Program on Health Biosciences dan direktur Functional Foods Forum pada Universitas Turku di Finlandia, mengatakan pada suatu Forum Nestle di Filipina, bahwa strains probiotik tertentu terbukti menguntungkan dalam pengelolaan mikrobiota usus dan dapat mencegah dan mengobati penyakit-penyakit seperti rotavirus diarrhea dan secondary bacterial diarrhea. ''Dan, paling penting, meningkatkan kekebalan usus,'' ungkapnya. Dia juga mengatakan, probiotik dapat mencegah alergi.

Salah satu contoh bakteri baik adalah lactobacillus dan bifidobacteria. Sedangkan bakteri jahat adalah Clostridium perfringens, Escherichia coli, Salmonella Shingella, Enterococcus, dan Staphylococcus.

Bakteri baik itu hidup di usus. Untuk hidup mereka membutuhkan makanan yang disebut prebiotik. Eva menguraikan prebiotik sebagai makanan yang tidak dicerna tetapi mempunyai efek dapat merangsang pertumbuhan bakteri baik dalam usus besar manusia, yakni bifidobacteria dan lactobacilli, yang dapat memperbaiki kesehatan manusia.

Prebiotik secara alami terdapat pada biji-bijian, sayuran, dan buahbuahan. Yang juga kaya prebiotik adalah produk olahan kedelai seperti tempe, tahu, dan tauco. Umumnya prebiotik telah tercukupi dengan asupan makanan kita seharihari.

Syarat probiotik''Riset menunjukkan, 80 persen imunitas berasal dari saluran cerna.'' Ini kesimpulan dari penelitian Kudsk KA Kang E dan Takayoshi Kiba berkaitan dengan pencernaan dan kekebalan tubuh.

Salah satu parameter saluran cerna sehat -- sehingga produksi imunitas terus berlangsung lancar -- bila jumlah probiotik dominan.

''Probiotik menghasilkan asam organik, hidrogen peroksidam acidolin yang bersifat antimikroba, dan mengikat senyawa racun sehingga meringankan kerja hati,'' kata Prof Ali Khomsan, guru besar dan ahli Teknologi Pangan IPB.

Tidak sembarang strain (biakan/kultur mikrobiota hidup) dapat disebut probiotik. Ada syaratsyaratnya, yaitu harus dapat diproduksi dalam keadaan hidup dalam jumlah banyak (skala industri), selama penyimpanan dan penggunaan harus tetap hidup dan stabil, harus tetap hidup di dalam ekosistem usus, jumlah minimum 106 cfu/100g. (cfu = coloni form unit), dan harus hidup stabil dari produksi hingga konsumsi.

Salah satu probiotik yang dapat membantu menjaga daya tahan tubuh dan juga membantu menjaga kesehatan saluran cerna adalah Lactobacillus protectus, yang merupakan gabungan strain dari Lactobacillus paracasei dan Bifidobacterium longum.
sumber : Republika

Probiotik Dukung Kesehatan Saluran Cerna Balita

Bagi anak-anak yang sudah lebih besar, kemungkinan masuknya kotoran dan kuman dapat dicegah dengan rajin-rajin mencuci tangan terutama sebelum makan, menghindari kegemaran menggigit kuku atau menggaruk rambut.

Riset menunjukkan, 80% produksi imunitas dan daya tahan tubuh berasal dari saluran cerna serta asupan nutrisi yang mencukupi.

"Usus bukan hanya berfungsi untuk penyerapan dan pencernaan makanan, tapi juga bagian dari sistem imun terbesar dalam tubuh yang mengatasi antigen serta zat berbahaya yang masuk," terang Dr. Eva Jeumpa Soelaeman Sp.A(K), Spesialis Anak Konsultan KK Gastro Hepatonutrisi, RSAB Harapan Kita.

Menurut Dr. Eva, pencernaan kuat ditandai dengan sistem pencernaan yang berfungsi optimal. Agar tetap sistem ini berjalan stabil, maka diperlukan keberadaan probiotik dan prebiotik dalam organ pencernaannya.

"Probiotik adalah sebutan bagi kuman baik. 'Mikro-organisme' hidup ini, bila dikonsumsi cukup banyak akan menyehatkan tubuh," terangnya. Jumlah probiotik yang mencukupi, akan mampu membentengi tubuh si kecil dari serangan penyakit.

Tingkat keasaman yang diciptakan probiotik, dapat membunuh kuman penyebab diare, kolera, disentri dan aneka penyakit perut lainnya. Probiotik dapat ditemukan dalam susu fermentasi, yang dapat diberikan lewat suplemen atau obat tertentu. Manfaat lain probiotik, antara lain:
  1. Melindungi permukaan usus (shedding) sehingga kuman jahat (patogen) tidak dapat parkir di usus.
  2. Menjaga keseimbangan ekosistem usus, seperti menekan kuman jahat dari luar tubuh (eksogen pathogen) dan menekan kuman jahat dari dalam tubuh (endogen patogen).
  3. Modulasi imunitas, seperti:- Memperkuat imunitas (bawaan) alami.- Memperkuat daya tahan tubuh.- Mengontrol iritasi dan inflamasi usus.
  4. Efek positif metabolic, yaitu:- Pemanfaatan nutrisi optimal (mendukung pertumbuhan anak).- Produksi asam lemak rantai pendek (SCFA) untuk regenerasi vili (jonjot) usus dan produksi vitamin K serta folat.- Meningkatkan penerimaan laktosa (karbohidrat susu) sebagai sumber energi dan komponen pertumbuhan otak (galaktosa).


Probiotik sebagai kuman baik, membutuhkan makanan yang disebut Prebiotik. "Prebiotik adalah makanan yang tidak dicerna, tapi memiliki efek merangsang pertumbuhan bakteri baik dalam usus besar manusia, seperti bifidobacteria dan lactobacilli yang dapat memperbaiki kesehatan," jelasnya.


Untuk mendapatkan prebiotik tidaklah sulit, sebab juga banyak terkandung dalam buah-buahan, seperti pisang dan tomat, juga pada susu, bawang putih, yogurt dan madu.
"Namun diantara semua sumber tadi yang paling banyak kandungan prebiotiknya adalah yogurt," jelas Dr. Eva lagi. Prebiotik juga terdapat dalam ASI, karena itu berikanlah ASI secara eksklusif yaitu 6 bulan dan dilanjutkan sampai usia 2 tahun.

sumber : Halo-Halo

Bakteri baik untuk saluran pencernaan

Sehari-hari kita pernah mendengar minuman mengandung “bakteri baik”. Dari iklan produk tersebut, kita diinformasikan bahwa “bakteri baik” ini akan menghalau “bakteri jahat” di saluran pencernaan kita.

Dalam dunia medis, produk minuman jenis tersebut disebut probiotik. Istilah probiotik dalam bahasa inggris berarti "favorable to life". Sedangkan WHO dan FAO mendefinisikan probiotik sebagai mikrorganisme hidup yang jika diberikan dalam jumlah yang cukup dapat memberikan manfaat kesehatan bagi tubuh.

Sebagian besar probiotik adalah bakteri yang mirip dengan bakteri yang terdapat dalam usus kita. Dua kelompok bakteri yang paling sering digunakan sebagai probiotik adalah Lactobacillus dan Bifidobacterium. Bakteri lain yang juga dimanfaatkan sebagai probiotik adalah Escherichia coli dan Streptococcus salivarius ssp thermophilus. Sedangkan probiotik dari golongan jamur adalah Saccharomyces cerevisiae (boulardii).

Probiotik dianggap mampu mengobati diare (terutama yang disebabkan oleh rotavirus), mencegah dan mengobati infeksi saluran kemih, sindrom iritasi usus, mengurangi kemungkinan terkena kanker kandung kemih, dan mencegah eksim (dermatitis atopik) pada anak-anak. Selain itu, probiotik juga diduga meningkatkan kekebalan tubuh melalui stimulasi sel-sel tertentu di usus.

Dibalik manfaat yang begitu menjanjikan, probiotik masih menyimpan banyak pertanyaan untuk dijawab melalui penelitian. Beberapa diantaranya adalah golongan bakteri mana yang paling bermanfaat untuk kesehatan? Bagaimana kemampuan probiotik bertahan selama penyimpanan? Bagaimana bakteri tersebut mampu melewati lambung yang sangat asam? Apa yang terjadi pada bakteri tersebut dalam tingkat molekuler dan bagaimana interaksinya dengan tubuh sehingga dapat mencegah dan mengobati penyakit? dll...
sumber : warta medika

Lindungi Usus Si Kecil dengan Susu Probiotik

Saat anak tumbuh dan berkembang, ia gemar bereksplorasi dan memuaskan rasa keingintahuannya, salah satunya dengan memasukkan benda-benda yang dipegang ke dalam mulutnya. Ini tentu akan membuat orangtua khawatir.

Kuman penyakit yang bisa berada di mana saja dan kapan saja pasti juga ada pada benda-benda yang dipegang si kecil. Mulut dan saluran pencernaan adalah gerbang masuknya berbagai jenis kuman. Karenanya saluran cerna sangat penting untuk dilindungi. Bila bakteri jahat masuk dan tumbuh subur di usus, dapat menyebabkan tidak maksimalnya produksi imunitas dan juga asupan nutrisi yang dibutuhkan si kecil. Akibatnya si kecil menjadi mudah sakit dan pertumbuhannya terhambat.

Saluran pencernaan si kecil akan selalu sehat apabila di usus terdapat probiotik (bakteri baik) dalam jumlah dominan, seperti Bifidobacterium dan Lactobacillus. Probiotik akan menekan bakteri jahat seperti Staphylococcus, Salmonella,Enterococcus, Clostridium dan Coli agar tidak berkembang biak di usus.

Manfaat probiotik antara lain, melindungi permukaan usus sehingga mencegah bakteri jahat bertumbuh di usus, menjaga keseimbangan ekosistem usus dengan menekan bakteri jahat dari luar dan dalam tubuh, modulasi imunitas (memperkuat imunitas alami, daya tahan tubuh dan mengontrol iritasi usus) dan memberikan efek positif pada metabolik (pemanfaatan nutrisi, produksi asam lemak rantai pendek dan meningkatkan laktosa).

Probiotik banyak terdapat di kandungan susu bubuk. Mengapa di susu bubuk? Menurut Prof. Dr. Ir. Ali Khomsan, MS, Dosen Departemen Gizi Masyarakat IPB, menyebutkan, untuk mencukupi kebutuhan nutrisi, probiotik harus dapat dikonsumsi dalam keadaan hidup dan stabil, sehingga mencapai saluran cerna dalam keadaan hidup pula.

Dalam hal ini susu bubuk yang kering, dapat membuat probiotik tetap hidup dalam kondisi dorman (setengah tidur). Dalam susu ini pula probiotik dapat bertahan hingga 15 bulan tanpa refrigerator, mudah diolah dandistribusi, dan memberi nilai plus dari semua kebaikan susu. Probiotik akan kembali bekerja maksimal jika dikonsumsi langsung dengan air hangat 45 derajat selsius.

Untuk itu, jika ingin si kecil tumbuh sehat, harus dimulai dengan usus yang sehat, agar produksi imunitas dan asupan nutrisi menjadi maksimal sehingga meningkatkan daya tahan tubuh dan pertumbuhan otak, dan akhirnya membuat si kecil menjadi bahagia.

sumber : Kompas

Dadih, "Strain" Lokal Potensial untuk Probiotik

INDONESIA ternyata memiliki strain lokal probiotik. Pada seminar yang digelar Balai Pengkajian Bioteknologi BPPT di Bali beberapa waktu lalu yang bertema "Probiotik for Human Health and Immunity" dibahas bagaimana probiotik untuk kesehatan manusia. Tim Balai Pengkajian Teknologi BPPT mempresentasikan hasil penelitian penggunaan strain lokal dadih untuk meningkatkan imunitas tubuh dan menaikkan berat badan anak-anak kurang gizi.

BAKTERI asam laktat probiotik lokal tersebut diisolasi dari dadih-susu fermentasi tradisional asal Sumatera Barat-dengan melibatkan fermentasi spontan susu kerbau mentah dalam tabung bambu. Ternyata susu kerbau ini mengandung bakteri laktat yang berpotensi sebagai probiotik.
Penelitian yang dilakukan Tim Balai Pengkajian Teknologi BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi) dilakukan setelah mereka mendapat grant dari Riset Unggulan Terpadu Internasional (RUTI) tahap pertama. Tim ini kemudian berpartner dengan Prof Lee Yuan Kun (University of Singapore), Dr Yoshimi Beno dari Jepang, serta pakar probiotik dari Finlandia Prof Seppo Salminen.

Peneliti senior Balai Pengkajian Bioteknologi BPPT, Dr Ir Ingrid Waspodo MSc, menyatakan, penelitian menggunakan strain lokal dadih ini sudah melalui riset selama tiga tahun. Pertama riset in vitro, kemudian menggunakan hewan (tikus). Di tahun 2004 tim mencobanya pada manusia. Penelitian pertama dilakukan pada 84 anak-anak di bawah usia lima tahun (balita) yang kurang gizi dari Puskesmas Teluk Naga, Tangerang.

Yang diberikan kepada anak-anak tersebut bukan dadihnya, tetapi bakteri laktat probiotik yang sudah diambil satu strain yang dibuat kering beku, kemudian dimasukkan ke dalam susu UHT. Harga dadih ini sangat murah, satu tabung bambu harganya Rp 2.000.

Anak-anak dibagi menjadi dua kelompok, satu kelompok sebanyak 42 anak. Kelompok pertama adalah kelompok placebo, yang hanya diberi susu UHT 125 ml setiap hari selama tiga bulan. Kelompok yang lainnya diberi susu yang sudah ditambah juga selama tiga bulan. Selama tiga bulan tersebut, mereka dimonitor 13 bidan desa. Selama masa penelitian, ada empat anak yang drop out dan tersisa 80 anak. Yang drop out ini disebabkan sakit atau ada juga yang sebelumnya orangtuanya sudah bersedia anaknya ikut percobaan ini, tetapi kemudian mereka tidak membolehkan anaknya diambil darahnya.

Pada penelitian ini, menurut Ingrid Waspodo, yang dicek parameternya adalah serum darah dan saliva. Dari darahnya yang diuji adalah IGA dan IGG, sedangkan saliva IGA Sacretory. Hasilnya setelah tiga bulan, ternyata anak-anak yang meminum susu yang diberi probiotik berat badannya meningkat lebih banyak dibandingkan dengan anak-anak yang mengonsumsi susu tanpa diberi probiotik. Selain berat badan bertambah, sistem kekebalan tubuh juga meningkat.

BAKTERI probiotik itu sangat strain spesifik dan target spesifik. Misalnya suatu strain bagus untuk imun, atau ada lagi yang bagus untuk menurunkan kolesterol, atau antikanker. Strain sangat spesifik. "Misalnya disebutkan Lactobacilus acidophilus itu probiotik, tapi tidak semua acidophilus itu probiotik," kata Ingrid. Rencananya, hasil penelitian tim Balai Pengkajian Bioteknologi BPPT tersebut akan dipatenkan.

Kemudian yang menarik adalah komentar Prof Seppo Salminen bahwa sebenarnya strain lokal kemungkinan besar justru cocok untuk orang Indonesia karena dekat dengan lingkungan kita, mikroba yang dari kita itu ada di alam kita.

Sekarang ini tim Balai Pengkajian Bioteknologi BPPT juga tengah menguji dadih untuk para lansia di Panti Wreda sebanyak 40 orang. Namun, uji coba tersebut masih berlangsung. "Ini yang coba untuk dikembangkan strain lokal, pertama lebih bisa beradaptasi pada tubuh kita, tidak harus impor dan tidak mahal. Strain lokal ini ternyata bisa menekan bakteri yang tidak diinginkan," ujar Ingrid.

Sekarang yang sedang gencar-gencarnya ditayangkan di televisi adalah prebiotik, yakni yang mendukung pertumbuhan probiotik, biasanya oligosakharida yang tidak mudah dicerna masuk ke dalam usus dan menjadi makanan probiotik. Prebiotik ini banyak di dalam makanan kita, misalnya bawang bombay, umbi-umbian seperti tales, sayur yang mengandung serat, kedelai (susu, tahu atau tempe), dan buah pisang.

Ingrid juga menekankan bahwa bayi sebaiknya disusui oleh ibunya (ASI) supaya terbentuk banyak probiotik di dalam tubuhnya. Komposisi bakteri usus bayi yang minum ASI didominasi oleh Bifidobacterium, sedangkan usus bayi yang diberi susu formula ditempati bakteri laktat dan berbagai bakteri "jahat". Dalam ASI terkandung colostrum, suatu oligosakharida N-acetyl glucosamine yang mendukung pertumbuhan bakteri Bifidobacterium.

Sejak kecil anak-anak harus dibiasakan pola makan sehat dengan mengonsumsi banyak serat, seperti sayuran dan buah-buahan supaya menstimulasi pertumbuhan probiotik. Ingrid menyarankan jika masyarakat hendak mengonsumsi probiotik haruslah mengonsumsi probiotik yang benar yang memang sudah terbukti secara ilmiah.

"Yang kasihan masyarakat jika tidak begitu tahu pengetahuan probiotik. Misalnya, yogurt AB (acidophilus atau Bifodo). Harus dicek, itu benar tidak? Kalau sudah benar, ada ketentuan viabilitasnya. Memang UU Pangan kita belum terlalu ketat. Itu persoalannya," ucap Ingrid Waspodo.

Selain itu juga harus diperhatikan cara penyimpanannya. Misalnya Yakult yang memang produk probiotik bagus, tetapi kalau dijual di tempat penjual rokok yang tidak ditaruh di dalam lemari pendingin atau kotak es, maka bakteri probiotik bisa bertumbuh dan membentuk asam. Lama-lama dia mati dan jumlahnya tidakl agi 10 8 lagi. Jadi, mengonsumsi probiotik pun tidak sembarangan. Namun, dalam makanan sehari-hari kita pun ada prebiotik yang mendukung pertumbuhan probiotik. Itu saja yang perlu diperhatikan. Sudah murah harganya, menyehatkan pula.
sumber : Kompas

Agar Probiotik Menyehatkan Saluran Cerna

PROBIOTIK adalah bakteri "baik" yang dikonsumsi harus dalam keadaan hidup dan tetap hidup mencapai saluran usus. Artinya diperlukan ketegaran probiotik dalam menghadapi berbagai rintangan mulai dari mulut dengan lisosim dari air liurnya, asam lambung dan asam/garam empedu harus dilalui sebelum masuk ke dalam usus.

Wawasan konsumen mengenai probiotik belum begitu gamblang. Ada kerancuan antara istilah probiotik dan prebiotik, di samping kurangnya pemahaman arti probiotik itu sendiri.
Probiotik tergolong bakteri "baik" di antaranya adalah Lactobacillus casei Shirota strain, Lactobacillus reuteri, Lactobacillus acidophilus LA-1, Lactobacillus gasseri, Lactobacillus rhamnosus, Bifidobacterium lactis Bb-12, Bifidobacterium breve, Bifidobacterium longum, dan masih ada beberapa lainnya.

Sifat probiotik sangat strain spesifik dan target spesifik, artinya tidak semua Lactobacillus casei atau L acidophilus maupun Bifidobacterium lactis bersifat probiotik, dan strain tertentu hanya spesifik terhadap manfaat kesehatan tertentu saja, setelah dibuktikan secara klinis. Yang pasti oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) probiotik secara umum ditargetkan untuk menjaga keseimbangan mikroflora usus sehingga menjaga kesehatan saluran cerna, dengan jumlah 106-108 koloni/ml bakteri hidup.

Sedangkan prebiotik adalah senyawa oligosakharida atau peptida yang tidak dapat dicerna dengan segera sehingga dalam saluran usus mendukung pertumbuhan probiotik. Berbagai jenis umbi, seperti ubi jalar, talas, singkong, kedelai, pisang, dan onion mengandung prebiotik.
Flora usus

Hadiah pertama kelahiran manusia ke dunia adalah bakteri dari sang ibu, baik dari rahim, jalan lahir, maupun ASI. Ada perbedaan flora usus antara bayi lahir normal dan yang melalui bedah caesar, dan antara bayi yang minum ASI dan yang tidak diberi ASI.

Dr Merete Eggesbo dan kawan-kawan melaporkan di Journal of Allergy and Clinical Immunology, 2003 bahwa risiko alergi pada bayi yang dilahirkan dengan bedah caesar lebih tinggi karena tertundanya pertumbuhan flora usus. Sedangkan riset yang dilakukan pada bayi yang diberi ASI, ternyata fesesnya lebih banyak mengandung bakteri bifido ketimbang yang minum susu formula. Rangsangan mikrobiologis pada awal kehidupan itu penting untuk pembentukan daya tahan tubuh bayi.

Kesehatan saluran cerna

Saluran cerna penting sekali bagi kesehatan tubuh manusia. Fungsi utama saluran cerna adalah mencerna dan mengabsorbsi nutrisi agar kebutuhan tubuh dapat terpenuhi sehingga pada saluran cerna yang sehat mukosa usus mampu mengabsorbsi mikronutrien penting dan menolak toksin dan patogen.

Bayangkan, saluran cerna termasuk salah satu jaringan mukosa sebagai "pintu gerbang" masuknya infeksi mikroba yang paling luas permukaannya, di samping saluran pernapasan, saluran genital, dan kelenjar mamae. Saking luasnya, sekitar 200 kali dari permukaan kulit kita, maka dua pertiga sistem imun berada dalam saluran cerna.

Agar berkomunikasi

Rupanya bakteri probiotik berkomunikasi dengan inangnya, yaitu tubuh manusia sehingga bisa memberikan respons imun, memerangi bakteri patogen, dan toksin. Komunikasi bisa terjadi kalau probiotik mampu beradesi atau menempel pada mukosa saluran usus sehingga bisa berkolonisasi dalam saluran cerna. Dengan berkolonisasi, terjadi komunikasi dengan sistem imun dalam saluran cerna, dan dengan mikroba lawan maupun kawan.

Jadi, pemilihan kombinasi bakteri probiotik juga harus tepat, jangan sampai malah berkompetisi satu sama lain, karena tugasnya adalah berkompetisi terhadap patogen. Kombinasi bakteri asam laktat dengan bakteri bifido serasi, mengingat habitat bakteri asam laktat adalah usus halus, sedangkan bdi usus besar.

Mengingat "pesan-pesan" dapat melintas antarspesies bakteri adalah mungkin dengan bioteknologi, probiotik diarahkan untuk "membujuk" bakteri patogen agar tidak menginfeksi tubuh manusia.

Penderita autis

Pada kasus penderita autis, pendekatan saluran cerna menjelaskan peranan diet. Jelas ada keterkaitan antara disfungsi saluran cerna dan autis. Dua laporan ilmiah di jurnal bergengsi Lancet, 1999 dan American Journal of Gastroenterology, 2000 melaporkan bahwa colitis memengaruhi terhambatnya perkembangan pada anak-anak sehingga kondisi saluran cerna penderita autis diberi nama autistic enterocolitis.

Menurut Dr Mouton (USA), lonjakan pertumbuhan suatu mikroba termasuk juga sejenis khamir dalam saluran cerna mengakibatkan peradangan mukosa dan mengakibatkan "kebocoran" pada lapisan usus. Akibatnya, saluran cerna tidak bisa mengabsorbsi micronutrien dengan baik, bahkan toksin dan antigen akan masuk ke dalamnya.

Saluran cerna yang tidak sehat mengakibatkan kekurangan nutrisi, termasuk di antaranya asam lemak tidak jenuh (PUFA) rantai panjang yang diperlukan oleh membran saluran cerna dan otak sehingga otak tidak normal perkembangannya.
Ingrid S Waspodo Peneliti pada Balai Pengkajian Bioteknologi BPPT dan Dosen Fakultas Teknobiologi Universitas Atma Jaya
sumber : Kompas

Mengoptimalkan Bakteri Probiotik

Mutasi gen dalam tubuh makhluk hidup bisa saja terjadi. Kalau sudah begini, yang timbul antara lain penyakit kanker. Melawan penyakit kanker pada umumnya bukan pekerjaan mudah karena yang dirusak penyakit ini adalah sel-sel jaringan yang notabene tidak bisa diperbarui kecuali dengan sistem klona dan hanya bisa dicegah penyebarannya.

Banyak faktor yang bisa memengaruhi dan menyebab-kan timbulnya mutasi gen. Radiasi tinggi dan proses kimiawi ikut andil dalam hal terjadinya mutasi gen.

Tetapi, upaya pencegahan mutasi gen sebetulnya ada. Caranya antara lain dengan mengaktifkan bakteri probiotik yang ada di tubuh. Bakteri probiotik ini ada dalam tubuh makhluk hidup, masuk dalam kategori bakteri baik (tidak merugikan) dan bila diaktifkan akan mampu melawan bakteri jahat.

Bakteri probiotik juga membantu mengatasi intoleransi pada laktosa, mencegah diare, sembelit, kanker, hipertensi, dan menurunkan kolesterol. Probiotik juga mampu menormalkan komposisi bakteri saluran pencernaan setelah pengobatan antibiotik. Probiotik pun mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Ada berbagai macam bakteri probiotik. Bakteri probiotik yang sudah melalui uji klinis di antaranya yakni Lactobacillus casei, Shirota strain, Bifidobacterium, dan Lactobacillus acidophilus. Efek bakteri probiotik bagi tubuh yaitu menjaga keseimbangan mikroflora usus serta membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Untuk mengaktifkan kinerja bakteri probiotik dalam usus tubuh maka ada baiknya kita mengonsumsi makanan yang mengandung nutrisi yang dikonsumsi bakteri ini. Untuk itu, kita sebaiknya memakan makanan yang mengandung prebiotik.

Dengan prebiotik ini, bakteri probiotik akan berkembang pesat sehingga lebih bisa berpeluang melawan bakteri jahat atau bakteri patogen yang juga ada dalam usus tubuh. Hal ini karena bakteri-bakteri tersebut bercokol dalam usus tubuh akibat dari makanan yang kita konsumsi sehari-hari.

Selain terdapat dalam makanan, prebiotik terkandung pula dalam air susu ibu (ASI). ASI mengandung colostrum dan N-acetyl glucosamine yang berperan sebagai prebiotik. Dua bahan itu mendukung perkembangan bakteri Bifidobacterium. Demikian hasil paparan Dr Ir Ingrid S Surono MSc dari Balai Pengkajian Bioteknologi (BPB) Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) baru-baru ini di Jakarta. Dia berbicara dalam simposium Biotechnology of Probiotic for Human Health.

Menurutnya, bakteri kategori baik akan menghasilkan berbagai jenis enzim yang berguna bagi tubuh. Enzim itu yakni lactase yang membantu mengatasi intoleransi terhadap laktosa. Kemudian enzim bile salt hydrolase yang membantu menurunkan kolesterol.

Sedangkan senyawa dinding sel bakteri probiotik yang disebut sebagai peptidoglycan, mampu menyerap senyawa karsinogenik daging panggang yang kita konsumsi. Di samping itu asam laktat yang dihasilkan bakteri kategori baik bagi tubuh, juga merangsang gerak peristaltik usus. Hal ini dapat mencegah sembelit dan meningkatkan penyerapan kalsium yang lebih mudah diserap dalam kondisi asam sehingga mencegah osteoporosis.

Di alam, bakteri laktat menempati dua sistem ekologi yakni saluran pencernaan hewan dan manusia serta produk makanan. Mengenai produk makanan ini ada yang karena terkontaminasi dan memang disengaja terkontaminasi dengan cara fermentasi.

Bakteri yang menghasilkan asam laktat merupakan kontaminasi alami pada susu karena adanya kandungan laktosa dalam susu. Produk susu hasil kontaminasi atau fermentasi ini sudah kita kenal di pasaran misalnya, yogurt, susu asam, keju dan mentega.

BPB BPPT sudah melakukan penelitian dan pengkajian pada produk probiotik hasil fermentasi yang menghasilkan susu asam. Dari penelitian yang dilakukan itu, dapat dihasilkan susu asam yang tidak saja mengaktifkan kinerja Lactobacillus casei strain Shirota, tetapi juga mampu menurunkan kolesterol. "Syaratnya, bakteri probiotik itu harus dalam keadaan hidup. Bakteri ini ada pada dadih susu," kata Ingrid.

Bakteri probiotik memang harus dikonsumsi dalam keadaan hidup untuk menjaga keseimbangan bakteri saluran pencernaan. Dalam hal itu, bakteri ini menghadapi berbagai rintangan antara lain adanya enzim lisozim di air liur, juga harus tahan asam dan asam empedu untuk sampai di usus dalam keadaan hidup. Bakteri itu juga harus mampu melekat pada sel epitel sehingga menjaga keharmonisan komposisi bakteri saluran pencernaan.

Sementara itu, menurut Kepala BPB BPPT, Dr Ir Koesnandar M Eng, hasil penelitian susu asam nonkolesterol tersebut nantinya akan segera dipatenkan. "Selanjutnya kita tinggal berbagi royalti dengan produsen pembuat susu fermentasi yang mau menggunakan teknologi kita," katanya menjawab Pembaruan.
Sumber: Suara Pembaharuan